Gadis muda belum tua


Gadis muda belum tua merenungi masa depan di negeri rantauannya. Memakai baju rangkap 4 dengan kupluk bulu-bulu di kepalanya. Uap keluar dari tiap deru napasnya. Kulit tangannya yang tipis tampak membiru, sama seperti bibirnya. Lipcream berwarna merah muda kalah dengan cuaca ekstrim di bawah nol derajat.

Jarinya memegang besi jembatan dengan tatapan kosong terlempar ke sungai yang hampir beku. Sesekali tubuhnya bergidik karena dingin. Sesekali pula ia mendengar suara burung dari hutan kota yang tampak bisu terlihat dari jembatan.

Lagi-lagi, angin terhempas ke arahnya. Membuat bulu-bulu kupluk bergerak berirama. Berdendang dengan lagu carpenters berjudul close to you yang dipasangnya keras-keras dari walkman miliknya.

Ia mendengus keras, mengeluarkan uap tebel yang kemudian hilang seiring dengan tarikan napasnya yang serasa berat, seberat langkah karena boots hitamnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s